Cara Merawat Kolam Renang kolam pribadi

Merawat kolam renang | Setiap kolam renang tentu sangat wajib untuk tetap terlihat bersih dan jernih. Kebersihan kolam renang adalah sesuatu yang amat penting karena akan berpengaruh pula pada kenyamanan pengguna kolam renang.

Kolam renang yang memiliki banyak kotoran hanya akan menjadi ladang penyakit karena menampung banyak kuman di dalamnya. Oleh karena itu, Anda harus rutin menjaga kebersihan kolam renang.

Untuk melakukan perawatan kolam renang, Anda bisa melakukannya secara mandiri. Akan tetapi jika tidak terlalu paham dengan prosedur perawatan kolam renang, maka Anda bisa menggunakan jasa perawatan kolam renang yang terpercaya.  Nah, untuk mengetahui cara merawat kolam renang agar tetap bersih dan jernih setiap hari, silahkan simak ulasannya berikut ini.

1.Menggunakan Metode Pencegahan

Tentu Anda sering mendengar kata mencegah lebih baik daripada mengobati. Selain di lingkungan kesehatan atau dunia medis, pernyataan tersebut juga berlaku pada perawatan kolam renang.

Jika kolam renang Anda sudah terlalu lama diabaikan maka akan muncul berbagai jenis lumut, atau ganggang hijau yang bisa menyebabkan air kolam renang Anda berubah menjadi hijau. Jika tingkat keparahannya sudah sangat serius maka tentu biaya yang dikeluarkan juga akan besar.

Daripada mengeluarkan biaya yang mahal lebih baik mulai dari sekarang Anda melakukan tindakan pencegahan untuk menjaga air di dalam kolam renang tetap bersih dan jernih.

  • Menggunakan bahan kimia secara tepat

Beberapa jenis bahan kimia yang digunakan biasanya berupa kaporit, tawas, pvc dan masih banyak lagi. Bahan-bahan kimia tersebut tentu akan berbahaya bagi Anda jika digunakan dengan takaran yang tidak tepat.

Jenis bahan kimia yang paling menentukan  agar kolam renang Anda terlihat lebih bersih dan jernih adalah disenfektan. Kaporit merupakan bahan kimia yang mengandung unsur disenfektan yang dapat membasmi kontaminan.

  • Membersihkan filter
BACA JUGA  Ini Dia Daftar Kolam Renang Paling Rekomended di Kota Bandung

Ganggang serta lumut bisa menjadi sumber makanan bagi generasi selanjutnya. Oleh karena itu, Anda harus rajin membersihkan filter agar lumut dan benih-benih dari ganggang tersebut bisa disaring oleh filter.  Dengan begitu, maka kinerja dari filter juga tetap akan bekerja secara optimal.  

  • Mengecek pompa dan sistem sirkulasi

Agar filter dapat bekerja secara optimal saat membersihkan kotoran pada kolam renang, maka Anda juga harus rutin untuk menjalankan pompa dan sistem sirkulasi selama 8 hingga 12 jam dalam sehari.

2.Menggunakan Perawatan Mingguan

Meskipun ada bahan kimia serta filter yang membantu kolam renang Anda agar tetap bersih, tenaga Anda juga sebenarnya dibutuhkan dalam hal ini. Anda tidak boleh mengandalkan sepenuhnya proses perawatan tersebut terhadap mesin.

Luangkanlah waktu Anda sekitar 1 hingga  3 jam setiap minggunya untuk melakukan pengecekan pada kolam renang. Pekerjaan membersihkan ini tidaklah merepotkan, Anda hanya perlu membersihkan sampah yang ukurannya besar seperti dedaunan atau sampah plastik lainnya.

Selain hitung-hitung olaharga, Anda juga sudah turut menjaga kebersihan kolam renang.

3.Melakukan Perawatan Bulanan

Jika perawatan mingguan telah dilakukan, maka Ada baiknya untuk melakukan perawatan  satu kali dalam sebulan. Anda bisa meminta bantuan  kepada perusahan yang menyediakan jasa perawatan kolam renang yang berada di sekitar tempat tinggal Anda.

Perawatan bulanan ini sangat Anda perlukan, selain kolam renang dibersihkan secara professional dari ahlinya, Anda juga bisa bertanya langsung kepada ahlinya mengenai keadaan kolam renang Anda.

Anda juga bisa meminta saran dan kritik terhadap cara perawatan mingguan yang sudah dikerjakan. Tentu saja, dengan menggunakan tenaga yang terpercaya dan professional akan memberikan jaminan yang berkualitas untuk kolam renang Anda.

BACA JUGA  Rencana Biaya Pembuatan Kolam Renang

4. Melakukan Shock Treatment

Organisme yang hidup di dalam kolam renang akan terus berkembang sehingga mereka bisa memiliki anti imun yang tahan dengan bahan kimia yang sering Anda berikan. Oleh karena itu, Anda juga harus melakukan shock treatment dengan menggunakan chlorine. Anda bisa memasukkan shock treatment ini pada perawatan mingguan kolam renang.

Saat melakukan shock treatment, masukkanlah chlorine pada kolam renang hingga air pada kolam renang menjadi putih keruh. Diamkanlah kondisi tersebut selama kurang lebih 1×24 jam.  Usahakan untuk memulai shock treatment ini di siang hari agar sinar matahari dapat mengurai chlorine di dalam kolam renang.

Usahakan untuk tidak menggunakan kolam renang hingga proses shock treatment ini selesai. Jika air kolam renang sudah terlihat normal dan mulai stabil maka Anda sudah bisa menggunakannya.  

5.Menjaga keseimbangan bahan kimia pada kolam renang

Meskipun bahan kimia bisa digunakan dalam membersihkan dan menjaga kolam renang agar tetap bersih dan jernih, akan tetapi Anda juga perlu menjaga keseimbangan bahan kimia tersebut.

Penggunaan bahan kimia yang tepat juga dipengaruhi oleh jumlah takaran yang sesuai agar kondisi kolam renang Anda tetap dalam keadaan yang stabil. Jangan lupa untuk menggunakan masker dan pelindung lainnya agar kandungan bahan kimia tersebut tidak merusak kulit dan mata Anda.

Lihatlah petunjuk yang terdapat pada produk bahan kimia agar Anda tahu berapa takaran yang harusnya digunakan. Jika Anda khawatir salah dalam menggunakan takaran maka Anda bisa mengikuti jumlah takaran pada bahan-bahan kimia  berikut ini.

  • Granulat/kaporit 90 %

Takaran yang digunakan untuk kaporit 90 % ini adalah sekitar tiga seperempat kg saja. Fungsi utama dari granulat ini adalah untuk menjaga kestabilan air kolam renang sehingga dapat menghambat pertumbuhan lumut dan tetap berada di level ideal.

  • Soda ash
BACA JUGA  Contoh Gambar Struktur dan Konstruksi Kolam Renang

Soda ash merupakan bahan kimia yang memiliki bau khas jika digunakan untuk sumur. Adapun takaran yang digunakan untuk ash ialah sekitar tiga seperempat kg.

  • Kaporit tablet 90 %

Selain kaporit berbentuk bubuk juga terdapat kaporit tablet. Dalam penggunaannya, Anda hanya perlu menggunakan 2 tablet saja. Sama seperti granulat, tablet ini juga memiliki fungsi sebagai penjaga kestabilan air akan tetapi, fungsi tablet lebih berguna saat musim penghujan tiba. Pasalnya, kaporit tablet ini dapat mencegah menurunnya kadar chlorine yang terjadi akibat banyaknya volume air hujan di dalam kolam renang.   

Ketiga bahan kimia di atas merupakan bahan kimia yang paling sering digunakan pada kolam renang pribadi. Anda harus mengingat jumlah takaran yang harus digunakan karena takaran yang berlebihan dapat membahayakan kulit pengguna kolam renang. Penggunaan bahan kimia atau obat kolam renang tersebut juga harus disesuaikan dengan kondisi air kolam renang serta luas kolam renang.

Nah, demikianlah beberapa informasi penting mengenai tata cara merawat kolam renang agar supaya tetap bersih dan jernih setiap harinya. Kebersihan kolam renang memang agak terlihat sepele, akan tetapi mengabaikan kebersihan kolam renang bisa menjadi masalah serius. Air kolam renang kotor bisa menjadi penyebab munculnya masalah-masalah lain di sekitar rumah Anda seperti dengan munculnya berbagai jenis penyakit bagi penghuninya.

Sekali lagi, jika Anda masih bingung dan kurang mengerti tata cara merawat kolam renang yang baik dan benar, silahkan menghubungi perusahaan penyedia jasa perawatan kolam renang yang professional.   

Tinggalkan komentar